Archive for curhat

capek jawab

pas aku tulis puisi ini di friendsterku ada banyak banget sms masuk nanya siapa sie mataharinya? capek jawab makanya sekarang aku mau kulik puisi matahariku

malamku penuh bintang tapi aku sunyi
hati ini terus merindu jiwa ini terasa beku
aku rindu pada mataHari

hangatnya membakar hatiku
hingga tak tersisa
hingga tak ada lagi hati untuk bulan dan bintang

yang kumau hanya mataHariku
yang kurindu hanya hangat cahayanya

kurelakan malamku sunyi
asal kutemui kau lagi
kulepaskan bintang demi untukmu

kuakan setia dalam malamku
menanti fajar yang kan membawamu
karena hanya ada satu mataHari
dan itu engkau…

bintang yang aku maksud adalah semua yang pernah hadir dalam hidupku, yangmemberi cahya saat malam yang sunyi, menjadikan langitku lebih cantik. kuucapkan terimakasih dan maaf pada bintang. Tapi akan lebih baik bila aku berhenti bermain dan berkhayal tentang bintang-bintang, karena aku merindukan mataHariku. aku hanyalah bumi yang merindukan mataHarinya. aku sendiri sebenarnya tak pernah tahu siapa mataHari hidupku.

matahari adalah bintang yang sinarnya paling terang, dia memberi kehidupan, menebar cinta kasih di buminya, bagi bumi matahari hanya satu dan tentu bagiku matahri juga hanya satu. lebih baik tak kupedulikan bintang, kareana kau tak mau bertemu mataHari saat bintang mendambaku…

aku tak pernah tahu siapa matahriku… semua adalah rahasia Illahi. bila kau adalah bintang maka jadilah matahari maka kan kusambut engkau….

Leave a comment »

curhat

“Bahasa orang lemah”, aku baca tulisan ini dalam sebuah buku. Entah kenapa aku suka sekali dengan ungkapan ini. Padahal aku sendiri kurang setuju dengan maknanya. Bukan membela diri, tapi bagiku tangisan bukan bahasa orang lemah. Justu tangisan adalah upaya untuk menenteramkan hati. Segala emosi telah tercurah. Saat menangis bagiku adalah saat merenung. Aku ga setuju dengan pendapat bahwa air mata adalah tanda kelemahan seseorang. Justru setelh air mata puas membanjiri bantal, pikiran akan jadi lebih jernih, tenang, emosi pun bisa dikontrol. Hanya orang –orang yang hatinya bekulah yang tak mampu meneteskan air mata. He he he,
Jadi menurutku syah-syah saja orang menangis, selama tangisan itu tidak ditujukan untuk menarik perhatian dan meraih keuntungan belaka. Sebenarnya ada seorang teman yang mengatakan “….. knapa ada acara nangis2 lagi?….”, kalimat ini seolah menyalahkan kalau ada yang menangis. Ya,,, mungkin saja temanku itu berniat hanya untuk menenangkan dan menguatkan. Tapi seperti yang telah aku katakan di awal, air mata bukan bahasa orang lemah.

Leave a comment »